Berita Kegiatan

SMA dan SMK Tasikmalaya Siap Menjadi Sekolah Bersinar

Dibaca: 3 Oleh 16 Jun 2021Tidak ada komentar
SMA dan SMK Tasikmalaya Siap Menjadi Sekolah Bersinar
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba

http://tasikmalayakota.bnn.go.id, Tasikmalaya- Pada hari selasa (15/06) bertempat di Hotel garand Metro, BNN Kota Tasikmalaya telah melaksanakan kegiatan Workshop Penggiat P4GN Di Lingkungan Pendidikan. Sebanyak puluhan guru Bimbingan Konseling (BK) sangat antusias mengikuti ketiatan tesebut.

Kepala KCD Dinas Pendidikan Jawa Barat Wilayah XII Dr. Abur Mustikawanto., M.Ed menyampaikan, bahwa peranan sekolah sebagai fasilitas pendidikan harus mempunyai komitmen yang bisa menyelamakan para generasi dari ancaman penyalahgunaan narkoba.

Hal tersebut juga di perkuat oleh paparan dari Kompol Deni Syarif, Subkoordinator Pemberantas memaparkan gerbang awal masuknyanarkoba itu melalui anak sekolah terutama narkoba yang “murah” seperti pil-pilan, miras oplosan bahkan sudah masuk ke liquid Vape/Roko elektrik. “Kita sudah beberapa kali kita (BNN) berhasil mengamankan anak-anak remaja usia SMA di wilayah Tasikmalaya”

Ridwan Jumiarsa juga melontarkan hal yang senada dengan narasumber sebeleumnya, Ridwan menyebutkan pencegahan merupakan gerbang agar kita dan anak didik disekolah tidak tergiur oleh jerat narkoba. “Bapak dan Ibu dini harus siap menjadi orang pertama yang menyelamatkan anak didiknya di sekolah agar tidak terjerumus kepada hal-hal yang berkaitan dengan narkoba, misalnya dengancara rutin  mengajak diskusi anakdidiknya terkait bahaya narkoba, dan sampaikan juga jika ada keluarga/teman yang sudah kadung terjerumus mejadi pecandu narkoba, untuk datang kekantor BNN guna mendapatkan fasilitas rehabilitasi” Kata Ridwan.

Sebelum meninggalkan tempat kegiatan Tuteng Budiman Selaku Kepala BNN Kota Tasikmalaya, memperkuat apa yang sudah narasumber sebelumnya sampaikan, Tuteng menjelaskan jika kita semua memiliki hak yang sama dimata hukum. “seperti rehabilitasi narkoba seluruh masyarakat berhak mendapatkan layanan rehabilitasi di BNN secara geratis, baik dia pelajar maupun bekerja”

lebih lanjut Tuteng juga mengingatkan sebeleum ditangkap oleh aparat karena kasus penggunaan dan kecanduan narkoba, lebihbaik kita dulu yang mendatangi kantor BNN. “Sebelum kita dipenjara karena kita merupakan pecandu narkoba lebih baik sebelum ditangkap kita menyerahkan diri kita ke BNN untuk dilakukan rehabilitasi, nanti oleh kita di nilai, jika tingkat kecanduannya parah kita akan rujuk ke Pusart Rehabilitasi BNN (Lido) jika tingkat kecanduannya masih masuk kategori ringan akan kita lakukan layanan rehabilitasi rawat jalan di Klinik Pratama BNN kota Tasikmalaya” Tutup Tuteng. (STK)

 

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel